Cita-citamu yang paling mulia, engkau menganggap dirimu tidak sempurna, tidak puas dengan dirimu dan berpikir masih memiliki jalan panjang untuk dilalui. Kemanapun engkau berpaling, disanalah wajah Tuhan [QS. 2:109] Wajah itu sesungguhnya beredar dan kekal, tidak pernah berhenti. Hingga sebuah katastrope? Manusia memiliki pembimbing untuk setiap usaha kerasnya. Tidak ada satupun yang mampu diusahakan sampai luka - kerinduan dan kecintaan pada satu hal - dibangunkan dalam diri manusia. Tanpa luka dan rasa sakit, usaha keras seseorang tidak akan menjadi mudah.
Hanya ketika engkau berupaya dan datang ke jalan lalu akhirnya jatuh, tidak mampu pergi selangkahpun lagi, maka kemudian engkau akan diangkat karena kebaikan tuhan...
Rabu, 10 Oktober 2007
Biarkan Remuk Redam Karena Berusaha
Label: Cerita, Jiwa besar
Lihat Daftar Isi !